Loading...

Buru Berburu Kembangkan Jagung

11:43 WIB | Tuesday, 27-February-2018 | Nusantara | Penulis : Kontributor

Bupati Buru dan Kornas Gempita saat tanam perdana jagung

 

 

Kabupaten Buru, Maluku kini terus berburu untuk menjadi sentra jagung di wilayah Timur Indonesia. Bahkan Bupati Buru, Ramly Umasugi siap memaksimalkan lahan yang ada untuk mendukung kedaulatan pangan

 

 “Pemerintah pusat telah mengucurkan dana triliunan rupiah ke kabupaten Buru guna percepatan  kesejahteraan rakyat,” katanya saat Tanam Perdana Jagung yang dilakukan Gempita Maluku, di Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, beberapa waktu lalu.

 

Karena itu Ramly menegaskan, pihaknya akan menyiapkan berapa pun lahan untuk pengembangan tanaman pangan. “Jangankan seribu hektar, kami siapkan seratus ribu hektar lahan perluasan tanam padi, jagung dan kedelai agar kebutuhan pangan tidak perlu lagi impor,” tegasnya.

 

Menurutnya, sektor pertanian akan menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat Buru. Karena itu, kehadiran kaum muda melalui program Gempita akan memicu percepatan pembangunan pertanian.

 

Dalam acara Tanam Perdana Jagung Gempita Maluku turut dihadiri Ketua DPRD, Dandim 1506/Namlea Letkol Arh Sindhu Hanggara, Wakapolres Pulau Buru bersama Kabid Tanaman Pangan Pertanian Provinsi Maluku, Kadis Pertanian Kabupaten Buru bersama tokoh-tokoh masyarakat. Koordinator Nasional Gempita, M. Riyada, yang juga hadir mendampingi Korwil Gempita Yassir Kaisuku dan jajaran Korda Maluku kelompok pemuda tani Gempita.

 

Ada pemandangan istimewa di acara tersebut, dimeriahkan kehadiran Polisi Sahabat Tani (POLSANI) lengkap dengan baju seragam. Program ini ternyata luncuran Kapolres Buru AKBP. Adityanto Budi Satrio. Program ini sebagai program andalan Polres Buru.

 

Yassir Kaisuku mengatakan, bahwa bantuan benih diterima dari alokasi pusat iuntuk luas tanam 1.250 ha. “Kegiatan tanam ini sudah lama dinantikan, karena alat mesin pertanian sudah lebih dulu tiba,” katanya.

 

Sementara itu Kornas Gempita, M. Riyada mengatakan, gerakan Gempita merupakan wujud keberpihakan negara kepada petani. Melalui program Gempita, pihaknya ingin menunjukkan cara sederhana mencintai Indonesia. Apalagi Maluku yang digelari Negeri Para Raja seharusnya memanfaatkan warisan dan anugerah alamnya ini. Harapannya, agar mimpi nenek moyang  Maluku atas tanahnya bisa terus dirawat dan dinikmati anak cucunya.

 

“Gempita akan fokus memenuhi kebutuhan petani dari produksi sampai pemasaran hasil pertanian. Ini bonus luar biasa dari hadirnya kaum muda disisi petani,” katanya.*/Yul

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162