Loading...

Iriana Jokowi Tengok KRPL di Desa Kohod

14:19 WIB | Wednesday, 02-August-2017 | Nasional | Penulis : Clara Agustin

Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, Rabu (2/8) menengok keberhasilan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang berlokasi di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Desa tersebut merupakan salah satu lokasi percontohan Program Kampung Sejahtera yang diinisiasi Program Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja).

 

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Negara memberikan apresiasi terhadap pengembangan KRPL yanga ada di desa tersebut. Dari mulai memanfaatkan pekarangan yang ada di sekitar rumah, pengairan, kebun bibit desa hingga hasil pengolahannya.

 

Pada kesempatan itu Iriana berpesan agar program tersebut harus mendapat pendampingan agar berkelanjutan. “Program ini harus selalu didampingi untuk memperbaiki teknologi pertaniannya dan berkelanjutan,” katanya sambil menyerahkan tanaman obat, sayuran dan bibit mangga/rambutan secara simbolis kepada masyarakat Desa Kohod.

 

Saat kunjungan tersebut, Ibu Negara didampingi Istri Wakil Presiden, Mufidah Kalla dan para Istri Kabinet Kerja. Para pengurus PKK Pusat dan daerah pun berkunjung ke desa tersebut.

 

Desa Kohod merupakan salah satu dari tiga desa di Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi percontohan Kampung Sejahtera. Hasil kajian UGM, terdapat enam permasalahan yang dihadapi Desa Kohod. Legal kepemilikan tanah, perumahan dan kawasan pemukiman, fasilitas umum dan fasilitas sosial, kelembagaan, sumber daya serta sosial budaya masih dikatakam belum memenuhi standar.

 

Padahal melihat Desa Kohod yang hanya berjarak seperlempar batu dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta kondisinya masih jauh dari kata ideal sebagai beranda Ibukota Negara. Karena permasalahan yang kompleks tersebut, pendekatan yang dilakukan tidak dapat dilakukan secara parsial, tapi harus komprehensif dan melibatkan multisektor.

 

Dengan total jumlah penduduknya 8.755 jiwa, potensi Desa Kohod ini sangat potensial. “Karena itu desa ini menjadi pilot project Program Kampung Sejahtera yang dapat dikatakan sebagai laboraturoium mini sinergisitas antar kementeriam dan lembaga,” kata Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten, Muchammad Yusron.

 

Di awal program ini yakni tahun 2016, kegiatannya difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan kepada warga Desa Kohod, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berjumlah 500 anggota, kelompok peternak, dan masyarakat umum.

 

Kegiatannya berupa pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan, pelatihan penanganan pascapanen, pelatihan intensifikasi lahan tidur, pelatihan dan intoduksi Ayam KUB, dan pelatihan pembinaan budidaya Kambing Kosta. “Ini kita bantu juga dengan benih sayuran, buah-buahan, kelapa genjah, dan alsintan,” kata Yusron. Cla

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162