Loading...

Pelayanan Karantina Kuda Asian Games Setara Karantina Kanada

13:43 WIB | Thursday, 17-May-2018 | Nasional | Penulis : Tiara Dianing Tyas

Pemeriksaan Kuda untuk persiapan Asian Games 2018

Dalam waktu dekat, Indonesia bakal menggelar hajatan olahraga terbesar tingkat Asia yaitu, Asian Games. Salah satu cabang olahraga yang diikutsertakan adalah olahraga berkuda. Karantina Hewan dari Kementerian Pertanian pun mempersiapkan diri untuk memeriksa kesehatan kuda yang akan bertanding sekaligus mempersiapkan Tempat Karantina Hewan (TKH). Dengan pelayanan yang prima, pelayanan karantina kuda Asian Games setara Karantina Kanada

 

Direncanakan kuda-kuda gagah untuk Asian Games akan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok dan Palembang. Kuda yang sehat merupakan syarat mutlak dalam cabang olahraga tersebut. Karantina pun berperan mencegah masuk, menyebar dan keluarnya penyakit hewan karantina yang dapat dibawa oleh kuda, sehingga dibutuhkan tempat khusus berupa Tempat Karantina Hewan (TKH). Pemilihan lokasi TKH pun tidak sembarangan karena melibatkan berbagai pihak seperti Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE, World Organization for Animal Health).

 

Akhirnya, deklarasi OIE atau Self Declaration terhadap Tempat Karantina Hewan (TKH) telah didapatkan Indonesia untuk dapat memeriksa setiap kuda yang akan diperlombakan. Tenaga Ahli dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE, World Organization for Animal Health), Susanne Munstermann menuturkan bahwa Self Declaration merupakan rangkaian akhir dari prosedur biosecurity yang harus diterapkan. "Ujian Permitted Treating Veterinary (PTV) FEI juga sudah dilakukan, vaksinasi Equine Influenza untuk kuda-kuda residen di Instalasi Hewan (IKH) dan kuda peserta dari Indonesia hingga surveilans akhir untuk kuda-kuda di IKH terhadap penyakit Glenders, Dourine dan Equine Infectious Anemia (EIA) juga sudah dilakukan," ungkapnya saat  deklarasi OIE atau Self Declaration terhadap Tempat Karantina Hewan (TKH) di Balai Uji Terap Teknik dan Metoda Karantina Pertanian, Bekasi, Sabtu (12/5).

 

Berdasarkan hasil Surveilans, Indonesia sudah bebas terhadap penyakit Glenders, EIA dan African Horse Sicknes (AHS) yang merupakan penyakit utama yang dipersyaratkan untuk bebas dalam pembentukan Equine Disease Free Zone (EDFZ). Pembentukan EDFZ ini merupakan kerjasama instansi antara lain Pemerintah Daerah DKI Jakarta; Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan; Badan Karantina Pertanian; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (PORDASI) serta panitia Asian Games 2018 INASGOC. Dalam pembentukan EDFZ ini Indonesia menggunakan Sussane sebagai konsultan dan dengan status bebas penyakit utama serta penerapan sistem biosecurity yang ketat, Indonesia dapat menjamin kuda-kuda peserta lomba Equestrian Asian Games 2018 terhindar dari penularan penyakit hewan endemik dan mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan dari kuda.

 

Sedangkan untuk tindakan karantina telah dipersiapkan calon Instalasi Karantina Hewan khusus Asian Games di Arthayasa Stable. Venue/arena Jakarta Equestrian Park (JEP) juga akan ditetapkan sebagai Instalasi Karantina. Persiapan lainnya juga dilakukan dengan mencakup peraturan terkait seperti Permentan menyangkut Kuda, Pedoman Karantina untuk kuda peserta kompetisi Equestrian Asian Games, protokol karantina, Health Certificate khusus Asian Games dan Return Certificate untuk Uni Eropa. Kerjasama Tindakan Karantina (TKH) nantinya akan dilakukan dengan Karantina Malaysia (MAQIS) untuk kuda-kuda India. Selain itu juga akan dilakukan kerjasama TKH dengan Tiongkok untuk kuda-kuda peserta dari Tiongkok.

 

Persiapan petugas karantina untuk TKH Kuda Asian Games juga sudah dilakukan di Karantina Uji Terap melalui bimtek. Bimtek ini telah menghadirkan narasumber dari Asosiasi Dokter Hewan Kuda Indonesia (ADHKI), dokter hewan anggota Federasi Equestrian International (FEI) dari Malaysia, Dr. Susanne Munstermann dari OIE dan para peneliti penyakit kuda dari Balai Besar Penelitian Veteriner (BBLITVET) Bogor. 

 

Dengan melihat persiapan yang begitu cermat dan teratur ini, Susanne Munstermann menyatakan kualitas layanan Karantina Indonesia sudah setara dengan Karantina di Kanada. “Saya sangat mengapresiasi kesiapan Badan Karantina Pertanian yang telah melakukan persiapan yang baik dalam rangka TKH kuda Asian Games. Karantina Indonesia merupakan karantina terbaik di Asia Tenggara dan setara dengan Karantina Kanada," pungkasnya. (tia/gsh)

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162