Loading...

Peluang Menggiurkan, Edamame Bakal Diproduksi Bogor

19:17 WIB | Tuesday, 15-May-2018 | Hortikultura, Komoditi | Penulis : Gesha

Edamame kini tengah naik daun menjadi sayuran yang banyak diminati dalam negeri maupun luar negeri (ekspor). Melihat peluang yang menggiurkan ini, petani dari Kota Hujan Bogor akan memproduksi edamame sendiri sehingga bisa menambah pendapatan petani. 

 

 

Dahulu, edamame jarang diperhitungkan sebagai komoditas pertanian yang menguntungkan. Sehingga sentra produksi edamame terbesar hanya ada di Kabupaten Jember. Dari lahan seluas 1900 ha, bisa diproduksi hampir 9000 ton dan sudah diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Eropa, Kuwait, Malaysia, Australia sampai ke Amerika Serikat (AS). Bahkan setiap tahunnya, permintaan tersebut selalu bertambah. 

 

Mengenai harga, per kilogram edamame bisa dihargai 4 dollar untuk pasar ekspor dengan kualitas yang ditentukan oleh pasar tujuan. Sedangkan harga di pasar lokal, edamame biasa menyentuh harga Rp 40 ribu per kilogramnya. 

 

Melihat peluang yang menggiurkan ini, Pemerintah Kota Bogor mendorong petani untuk bisa bertanam edamame. Untuk memulainya, Pemkot Bogor membuat demplot pertanaman edamame seluas 1000 meter persegi di Kawasan Agroeduwisata Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. 

 

"Ini baru demplot dan akan dibudayakan agar menanam edamame karena harganya bagus di pasaran," ungkap Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kota Bogor, Dian Herdiawan. 

 

Pertanaman edamame ini dilakukan bersama Kelompok Tani Dewasa Lemah Duhur dan Kelompok Wanita Tani Ciharashas, Selasa (15/5). Selama masa pertanaman, Poktan akan didampingi dalam hal budidaya sehingga bisa menghasilkan edamame yang berkualitas. 

 

Tak hanya wilayah Kota Bogor, edamame juga sudah ditanam oleh petani di Kabupaten Bogor. Seperti yang diungkapkan Kepala UPT Pertanian Ciawi pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Teguh Iriantio.

 

Kini sudah ada gabungan kelompok tani (gapoktan) di tiga wilayah yakni Ciawi, Megamendung dan Cisarua memiliki hasil kedelai Edamame yang baik. Menariknya, sudah ada pengusaha dari Bandung yang rutin mengangkut sekitar 100 kg setiap dua pekan sekali. 

 

Meskipun berasal dari Negeri Sakura, Teguh menuturkan kondisi dan cuaca Bogor sangat cocok untuk pertanaman edamame, sehingga sangat optimis jika edamame Bogor bisa berproduksi maksimal dan menambah penghasilan petani. (gsh)

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162