Loading...

Presiden RI Jokowi Dorong Penanaman Padi Hibrida Unggul

09:56 WIB | Wednesday, 09-November-2016 | Nasional | Penulis : Ahmad Soim

Penggunaan benih unggul padi hibrida merupakan peluang untuk mendongkrak produksi gabah nasional.

 

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat singgah di stand PT Biogene Plantation, produsen benih unggul padi hibrida Sembada, pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 tahun 2016 yang dipusatkan di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Boyolali, kagum dan ingin tahu lebih banyak benih unggul padi hibrida Sembada.

 

Presiden mendapat paparan dari Nasikin, Chief Agronomist Biogene, perusahaan yang memproduksi benih padi unggul hibrida Sembada. “Potensi produksi padi hibrida Sembada 13,4 ton per hektar dengan rata-rata yang tercapai 10 ton per hektar. Angka ini jauh lebih tinggi daripada produksi padi inbrida,” kata Nasikin (29/11).

 

Keunggulan lainnya, lanjut Nasikin, padi hibrida Sembada menghasilkan tekstur dan nasi yang cita rasanya disukai masyarakat. “Varietas hibrida Sembada tahan terhadap beberapa jenis hama utama tanaman padi,” tambah Nasikin.

 

Usai mendengarkan penjelasan dari Nasikin dan melihat langsung beras dari varietas unggul padi hibrida Sembada, Presiden Jokowi  mengatakan berasnya bagus. Selanjutnya Jokowi membuat pesan tertulis untuk benih unggul padi hibrida Sembada:  “Laksanakan penanaman sebesar-besarnya.”

 

Menteri Pertanian Amran Sulaiman ikut mendampingi Presiden Jokowi meninjau stand Sembada. Mentan  pernah  melakukan panen padi calon benih padi hibrida varietas Sembada B9 di Desa Ngompro, Kecataman Pangkur, Ngawi, Jawa Timur.  Para petani menanam dan memproduksi benih jenis ini dibimbing dan bekerjasama dengan PT Biogene Plantation dengan produktivitas rata-rata gabah calon benih 3,6 ton per ha.

 

“Insya Allah dengan bimbingan dinas pertanian, pemerintah, tahun depan target kami bisa menanam untuk menghasilkan benih padi unggul hibrida di Ngawi seluas 600 ha,” kata Direktur Utama PT Biogene Plantation Bambang Purwadi Priyono. Saat ini, ada 200 hektar lahan di Ngawi yang menjalin kerjasama penanaman padi hibrida dengan perusahaan yang berkantor di Gresik itu.

 

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162