Loading...

Waluh Gardens, Ajang Belajar Agribisnis di STPP Bogor

16:10 WIB | Wednesday, 02-May-2018 | Nusantara | Penulis : Clara Agustin

 

 

Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor (STTP Bogor) menjadi salah satu lembaga pendidikan yang mendapatkan beasiswa pengembangan Program Penumbuhan Wirausahwan Muda Pertanian (PWMP) pada tahun 2017. Dengan anggaran tersebut, pihak sekolah membangun areal pertanaman labu madu seluas 320 meter persegi sebagai ajang belajar agribisnis generasi muda, khususnya mahasiswa STPP Bogor.

 

Salah seorang mahasiswa STPP yang menjadi bagian pengembangan Waluh Gardens,  Didit Kurniasandi mengatakan, dipilih labu madu karena komoditas tersebut memiliki beberapa keunggulan dan pengembangannya masih jarang di Indonesia. Selain itu, labu yang dikenal juga sebagai labu kacang ini tahan disimpan hingga 6 bulan (setelah dipetik), bahkan menjadi lebih manis.

 

“Labu madu ini kaya manfaat. Dapat dijadikan pendamping ASI bagi bayi usia 6 bulan ke atas, untuk program diet, antioksidan tinggi, mampu menjaga kesehatan mata dan mencegah anemia,” katanya.

 

Didit mengatakan, harga jual labu madu ini lebih murah dibandingkan yang ada di swalayan. Tiap kilogram dijual dengan harga Rp 30 ribu. Namun rata-rata satu buah beratnya 1,5 kg. “Jadi kita jual Rp 45 ribu per buahnya. Sekarang kita sedang mencoba lobi  (promosi) ke hotel-hotel  yang ada di Kota Bogor,” katanya.

 

Ddit mengakui, labu madu asal STPP ini masih terkendala pemasaran dan belum dijual kontinu di swalayan, tapi baru sebatas pameran-pameran produk pertanian. Namun demikian, produk labu madu ini sudah masuk ke Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Bogor. “Ke depannya kita ingin menjual produk olahan labu madu, karena kita pernah promosi olahan labu madu berupa puding dan es krim dan responnya cukup baik,” cerita Didit. Cla

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162