Loading...

Brigade Alsintan Bikin Alsintan Tidak Nganggur

13:19 WIB | Tuesday, 17-October-2017 | Sarana & Prasarana, Non Komoditi | Penulis : Clara Agustin

Banyaknya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah, terkadang membuat beberapa di daerah menjadi jenuh. Parahnya, ada alsintan yang terbengkalai alias nganggur.  Untuk mengoptimalkan penggunaan alsintan, pemerintah mendorong pembentukan Brigade Alsintan.

 

“Bantuan alsintan itu diberikan langsung ke Gapoktan/Poktan. Saat tidak digunakan, biasanya disimpan begitu saja. Makanya agar tetap terpakai dan merata sampai keseluruh wilayah, dibentuklah Brigade Alsintan,” kata Sekretaris Direktorat Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian, Abdul Majid saat mengunjungi Brigade Alsintan Tani Barokah di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jatim, beberapa waktu lalu.

 

Menurut dia, jumlah Kelompok Tani (Poktan) di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 16 ribu, sedangkan bantuan alsintan dari pemerintah sangat terbatas. Karena itu ada beberapa Poktan yang tidak mendapatkan bantuan alsintan.

 

Nah, dengan adanya Brigade Alsintan, alat tersebut dapat digunakan bergantian, sehingga Poktan yang tidak mendapatkan bantuan juga dapat mengolah lahannya dengan menggunakan alsintan.

 

“Sebenarnya poktan yang mendapat bantuan alsintan ini bisa membentuk UPJA (Unit Pelayanan Jasa Alsintan), sehingga alat tersebut bisa dikomersilkan. Sayangnya belum semua poktan mempunyai UPJA, sehingga Brigade Alsintan ini sangat berguna untuk pelayanan jasa alsintan dan sifatnya non komersil,” tutur Abdul Majid.

 

Dengan adanya brigade, pemanfaatan alsintan bantuan pemerintah itu akan lebih optimal. Sebab, pengelolaan alsintan secara terintegrasi yakni, Dinas Pertanian, Korem/Kodim, penyuluh, UPJA/poktan/gapoktan, dan generasi muda penggerak modernisasi pertanian.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Murtadjie mengakui, Brigade Alsintan sangat diperlukan. Sebab, jika bantuan itu diberikan langsung ke poktan, maka akan ada ego kelompok. Akibatnya, ketika tidak digunakan akan didiamkan saja tanpa digilir ke kelompok lainnya.

 

“Makanya sekarang bantuan alsintan langsung kami berikan ke Brigade Alsintan. Tidak ada lagi yang namanya ego di petani, sehingga alsintan dapat digunakan seluruh petani di Tuban,” pungkas Murtadji. Cla

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162