Loading...

Edamame, Dari Jember ke Jepang

14:57 WIB | Thursday, 24-May-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Indarto

Mentan, Andi Amran Sulaiman melihat produk edamame

Tidak banyak terekspor, ternyata komoditas kedelai edamame asal Jember telah masuk ke pasar-pasar mancanegara. Bahkan ke negeri Matahari Terbit, Jepang.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat berkunjung ke beberapa wilayah Jawa Timur, selain meluncurkan program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) di Bondowoso dan Jember, juga melepas ekspor kedelai edamame produksi petani Jember ke pasar Jepang sebanyak 23.000 kg dari total 9 ribu ton.

 

“Kita sekaran sudah ekspor ke 12 negara. Diantaranya, Jepang, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, serta beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah,” kata Amran saat singgah di PT. Mitratani Dua Tujuh Jember.

 

Kementerian Pertanian kini memang sedang gencar mendorong ekspor produk-produk pertanian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Ini yang harus kita dorong. Pesan Presiden, yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi ada dua. Pertama ekspor. Kedua investasi,” ujar Amran.

 

Untuk mendorong ekspor, Kementerian Pertanian sudah melakukan sejumlah langkah deregulasi. Tahun 2018 saja sudah ada 50 Peraturan dan Keputusan Menteri Pertanian yang dihapus. “Jika ada yang ingin ekspor, kita permudah. Kita jemput bola, jika perlu antarkan surat-surat yang dibutuhkan untuk ekspor,” tegas Amran.

 

Tren ekspor produk pertanian memang sedang naik dalam empat tahun pemerintahan Jokowi-JK. Beberapa produk yang sedang digencarkan antara lain jagung dan ayam olahan. Tahun 2017 saja, nlai ekspor di sektor pertanian mencapai Rp 440 triliun atau meningkat 24% dari tahun sebelumnya. idt

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162