Loading...

Selama Ramadhan dan Lebaran, Petani Jamin Pasokan Cabai-Bawang Tersedia

10:01 WIB | Sunday, 20-May-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Julianto

 

 

Kalangan petani memastikan pasokan komoditas pertanian, khususnya cabai dan bawang merah selama Puasa dan Lebaran akan aman. Bahkan petani sudah mengatur pola tanam agar pasokan bisa kontinyu, sehingga tidak ada gejolak harga.

 

Tunov Mondroatmojo, Ketua Champion Cabai Indonesia mengatakan, pada 16 Mei 2018, dengan difasilitasi Bank Indonesia perwakilan Jawa Tengah dan Dinas Pertanian Propinsi Jawa Tengah, petani telah melakukan pertemuan konsolidasi dengan 12 kabupaten yang merupakan sentra produksi aneka cabai di Jawa Tengah. Pada pertemuan ini, dilakukan evaluasi progres pertanaman dalam rangka pengamanan pasokan dan harga.

 

Terkait Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Idul Fitri, Tunov mengatakan, petani telah melakukan pengaturan pola tanam off season. Ini merupakan bukti nyata dukungan terhadap Kementerian Pertanian untuk memastikan stabilisasi harga dan pasokan. Pertemuan itu sekaligus tidak lanjut dari penandatanganan MoU kemarin.

 

“Seperti yang diinformasikan teman teman champion, mulai dari Jawa Barat sampai Jawa Timur, harga sangat stabil. Insya Allah,  hal ini akan berlangsung sampai akhir tahun nanti," ungkap dia.

 

Begitu juga dengan komoditas bawang merah, informasi dari Ketua Asosiasi Champion Bawang Merah Indonesia, Juwari, pasokan untuk Puasa dan Lebaran dari sentra Brebes, Demak, Bima, Cirebon, Nganjuk, Probolinggo dan Solok cukup untuk memenuhi kebutuhan.

 

Karena itu Juwari yang juga Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI),  memberikan jaminan bahwa pasokan bawang merah untuk Ramadhan dan Idul Fitri sangat memadai. Saat ini, di tingkat petani harga berkisar Rp 20.000/kg.

 

Juwari memperkirakan, untuk Ramadhan harga akan sedikit turun seiring dengan makin bertambahnya luas panen di sentra-sentra utama, khususnya Brebes dan sekitarnya. Dari Brebes saja, untuk pasokan puasa dan lebaran nanti disuplai oleh lebih dari 3.000 hektar bawang merah. 

 

“Ini belum dihitung suplai dari sentra lain seperti Bima yang luasannya lebih dari 1.500 ha, serta Demak yang cakupannya lebih dari 1.000 ha”, tutur Juwari. “Kami telah membangun kesepakatan dengan berbagai pihak dalam rangka pengamanan pasokan untuk DKI Jakarta dan daerah-daerah lain,” tambahnya.

 

Senada dengan Juwari, petani sekaligus champion bawang merah dari Nganjuk, Akad, menyebutkan harga bawang merah untuk puasa dan lebaran dijamin stabil. Harga di tingkat petani berkisar Rp 15.000-20.000/kg.

 

Panen Mei – Juni 2018 diperkirakan terjadi di lebih dari 1.000 ha lahan di Nganjuk. “Karenanya,  saya jamin harga dan pasokan bawang merah stabil dan aman,” tegasnya. Yul

 

 

 

Editor : Yulianto

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162